Mataram, metroterkini.co.id - Komonitas Sedulur Rantau Jawa Lombok (Seranjalo) gelar silaturahmi untuk memperkuat tali persaudaraan yang lebih harmonis maupun secara kekeluargaan, komonitas tersebut baru pertamakalinya mengadakan silaturahmi. 

50 peserta Seranjalo terdiri dari berbagai Kabupaten di Pulau Lombok maupun Pulau Jawa, silaturahmi tersebut digelar di Jln. Udayana Kota Mataram, Minggu (20/9/2026). 

Dalam silaturahmi dan diskusi itu, para peserta komunitas Seranjalo memperkenalkan dirinya masing-masing secara detail. 

Ketua panitia Komunitas Sedulur Rantau Jawa Lombok (Seranjalo) Adit menjelaskan, bahwa komunitas ini baru di bentuk, kalau bisa kita perbesar dengan rutin bersilaturahmi, ujarnya. 

Dalam komunitas ini, kita bisa memperkuat tali persaudaraan dan untuk memajukan usaha kita masing-masing. 

Kebetulan para peserta di Komunitas Seranjalu ini, komplit, ada yang menjadi Kontraktor, Pengavling Tanah, Bengkel, Tukang Las, dan lain sebagainya, kita bisa bekerja sama sesuai dengan kemampuan kita, kata ketua panitia tersebut. 

Yang lebih menarik lagi, Imam Santoso, yang sering di sapa Mas Gepeng, ia pengusaha Kavlingan di daerah Suranadi, tepatnya di Dusun Pemunut Desa Suranadi Kabupaten Lombok Batar. 

Ia menjelaskan, bahwah mengajak Komunitas Seranjalo untuk investasi tanah, karena kita di rantauan harus memiliki tanah satu are maupun dua are. 

"Karena supaya di rantuan tidak sia-sia usaha kita dan ada hasil keringat kita", ujar Mas Gepeng. 

Dalam diskusi itu, peserta Seranjalo Aldo juga menyampaikan, ia mempasiliatasi dan mempunyai sebuah gedung pertemuan di Kota Mataram, di sarankan untuk menempati khusus komunitas ini, dan itu berbayar sedikit saja, katanya. 

Sesi pertemuan tersebut di tutup dengan makan bersama Komunitas Sedulur Rantau Jawa Lombok (Seranjalo). 

(Rahmat)