Mataram, metroterkini.co.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Sasak Indonesia (GSI) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Umum DPP Garda Sasak Indonesia (GSI), Amirudin, menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persatuan ataupun merusak keharmonisan sosial.

"Sebagai anak bangsa, kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perbedaan pilihan dan pandangan hendaknya disikapi dengan kedewasaan, saling menghormati, dan mengedepankan musyawarah serta semangat persaudaraan", ujar Amirudin, Rabu (01/07/2026).

DPP Garda Sasak Indonesia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta menolak segala bentuk ujaran kebencian, provokasi, maupun penyebaran hoaks yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Menurut Amirudin, budaya gotong royong, toleransi, dan nilai-nilai kearifan lokal harus terus dijaga sebagai fondasi dalam memperkuat persatuan bangsa.

"Garda Sasak Indonesia berkomitmen untuk menjadi bagian dari elemen masyarakat yang aktif menjaga stabilitas, mempererat silaturahmi, serta mendukung terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis".

Melalui semangat kebersamaan, mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sebagai pemicu perpecahan. Indonesia akan semakin kuat apabila seluruh anak bangsa mampu menjaga persaudaraan, menghormati keberagaman, dan bekerja sama membangun negeri," tegasnya.

Di akhir pernyataannya, DPP Garda Sasak Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan semangat persatuan dengan menjunjung tinggi slogan organisasi:

"ITE BESEMETON"

Slogan tersebut mengandung makna bahwa seluruh masyarakat adalah saudara yang harus saling menghormati, saling menjaga, dan saling menguatkan demi terciptanya Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat.

(red)