ANDUGUME, LANI JAYA, metroterkini.co.id – Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Pos TK Andugume Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY melaksanakan aksi heroik penuh kepedulian dengan merenovasi rumah adat (honai) milik Bapa Sendy Wenda Telenggeng di Kampung Andugume, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lani Jaya, Papua Pegunungan, Sabtu (13/06/2026).
Aksi gotong royong yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIT ini diinisiasi langsung oleh Komandan Pos (Danpos) TK Andugume, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, S.Tr.(Han)., yang mendelegasikan perintah operasi kepada Letda Inf Wayan Agus selaku Komandan Tim Tempur satu (Dantimpur 1).
Langkah cepat dan responsif ini diambil setelah melihat langsung kondisi hunian tokoh masyarakat tersebut yang telah lapuk dan tidak layak huni.
Danpos TK Andugume, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, S.Tr.(Han)., menegaskan bahwa kehadiran prajurit di garis depan tidak hanya untuk menjaga stabilitas pertahanan, melainkan juga memikul misi kemanusiaan.
Aksi bedah rumah ini menjadi wujud nyata bahwa TNI hadir sebagai pelindung sekaligus penolong di tengah kesulitan warga.
Kehadiran kami di tanah Papua ini membawa misi tulus. Merenovasi honai milik warga adalah wujud empati mendalam serta implementasi pembinaan teritorial di daerah penugasan.
Kami ingin memastikan bahwa urat nadi TNI selalu mengalir bersama denyut kehidupan masyarakat, membantu menciptakan ruang tinggal yang lebih sehat dan layak, tegas Kapten Inf Aditya.
Secara terpisah, Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., memberikan apresiasi tinggi atas jiwa patriotik yang ditunjukkan personelnya di lapangan.
Ia memandang bahwa sentuhan humanis adalah kunci utama dalam merebut hati rakyat Papua.Prajurit Satgas Yonif 742/SWY harus selalu melekat dan menjadi solusi bagi setiap kesulitan warga.
Kemanunggalan TNI-Rakyat adalah pilar kekuatan utama bangsa. Melalui karya bakti nyata ini, kita membangun rasa aman, memperkokoh persaudaraan, serta memastikan negara hadir secara hangat mengayomi masyarakat di pelosok pedalaman, ujar Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Dalam pelaksanaannya, personel TNI bahu-membahu bersama pemilik rumah dan warga setempat.
Perbaikan difokuskan pada penggantian atap ilalang yang bocor guna mencegah rembesan hujan, penguatan anyaman dinding kayu demi menghalau angin kencang, serta meratakan lantai tanah agar hunian lebih bersih dan nyaman.
Selaku pimpinan lapangan yang mengeksekusi langsung kegiatan tersebut, Komandan Tim Tempur satu (Dantimpur 1), Letda Inf Wayan Agus, mengungkapkan rasa bangganya dapat berbaur dan bekerja sama secara langsung dengan masyarakat.
Pelaksanaan di lapangan berjalan dengan penuh semangat kekeluargaan. Bersama warga, kami bergotong royong mengganti material bangunan yang sudah lapuk.
"Kebersamaan dan keringat yang menetes hari ini adalah bukti nyata bahwa TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan. Kami memastikan setiap detail perbaikan dikerjakan dengan tulus dan maksimal agar honai ini kembali kokoh, sehingga Bapa Sendy beserta keluarga dapat beristirahat dengan nyaman," ungkap Letda Inf Wayan Agus.
Ketulusan para prajurit ini menuai rasa haru yang mendalam. Bapa Sendy Wenda Telenggeng mengucapkan rasa terima kasih tak terhingga atas bantuan personel Satgas.
Kami sangat terharu dan bangga memiliki bapak-bapak TNI di sini. Mereka tidak sekadar menjaga keamanan, tetapi mau turun langsung mengotori tangan untuk memperbaiki rumah kami. Sikapnya yang ramah, humanis, dan tanpa jarak membuat kami merasa sangat dihargai, diperhatikan, serta terlindungi tutup Bapa Sendy tulus.
(red)


0 Komentar